Tampilkan postingan dengan label Mantra Aji. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Mantra Aji. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 04 Januari 2014

Ki Wongso Panji Indrajit: "Aji Gembala Geni"



Pusaka leluhur – Sabtu, 04 Januari 2014 – 09:41 WIB

Image (Foto: SP091257)
Aji Gembala Geni berfungsi untuk melenyapka atau membakar sebangsa jin, iblis dan setan yang sering muncul dengan wujud menyeramkan mengganggu manusia. Selain itu berfungsi juga untuk meredam nafsu amarah, membakar nafsu angkara seseorang yang bisa mengganggu keamanan lingkungan sekitar kita.

Persyaratan untuk memiliki aji gembala geni cukup sulit, karena berbagai macam cobaan akan selalu datang menggoda, dan kita harus mampu mengatasinya jika memang benar-benar ingin memiliki  aji gembala geni tersebut. Beberapa pantangan yang harus disikapi dan dilakukan adalah jangan sekali-kali bersikap sombong dengan memamerkan aji gembala geni di depan orang banyak, jika itu dilakukan maka dada kita akan terasa panas seperti dibakar. Jadi untuk memiliki aji gembala geni segala nafsu angkara harus dibersihkan dan dilenyapkan dulu dari jiwa kita. Adapun laku yang harus dijalani untuk memperoleh aji gembala geni adalah:

1.      Puasa Senin, Kamis selama 7 Senin dan 7 Kamis
2.      Puasa sunah 7 hari dalam sebulan selama 7 bulan berturut-turut
3.      Selama menjalani puasa, rapalannya dibaca sebanyak 75 kali

Berikut adalah rapalan mantra Aji Gembala Geni yang harus dibaca:

“Bismilllahirohmanirrohim
Niat ingsun matek aji,
Ajiku gembolo geni,
Sato moro Sato mati,
Nafsu angkoro dadi geni,
Ngobong murkaning Illahi.”

Referensi:
Ki Wongso Pandji Indrajit,
"Ilmu Kesaktian", Surabayaya 1995 Bintang Timur 

Slamet Priyadi
Bumi Pangarakan, Bogor
SP091257

Sabtu, 03 Agustus 2013

Mantra Pengasihan Untuk Berjualan


Image "Penjual kerajinan mutiara di Kp. Sasak Lombok NTB
Penjual Kerajina Mutiara di Kp. Sasak Lombok NTB (Foto:SPriyadi)

Blog Sita Rosita – Jumat, 02 Agustus 2013 – 12:39 WIB : Jika anda mempunyai pekerjaan sebagai pedagang maka agar dagangan ada menjadi laris dan banyak memiliki pelanggan, bisa menggunakan mantra berikut ini. Dengan persyaratan harus melakukan, puasa mutih selama 7 hari, kemudian dilanjutkan dengan puasa pati geni selama 2 malam.

Pada saat membuka warung, toko, dan yang lain sebagai lokasi tempat berjualan, anda bacalah mantra ini di dalam hati, lalu tiupkanlah ke tangan sebelah kanan dan sebelah kiri:

Mantra 1
Bismillahirohmanirrohim,
Zat air jasmani,
Sami jasmani,
Ingsun rohilapi,
Tuntut kaut kumalikut dencing aku kabeh,
Wong sabuwono kabeh,
Lancang Kan adon,
Gedhe cilik kabeh 

Mantra 2
Berbeda dengan mantra pertama, mantra kedua dibaca dan ditiupkan pada semua barang yang anda jual. Berikut adalah mantranya:

Ajiku sarine Ulan
Wong asih linulutan
Lungaku tinangisan
Tekaku kinasihan
Teka welas asih,
Marang barang Ingsun
Aja Gustiku maneh ora Asiha
Dewane wong sakhedaton
podo mara mareng aku

Mantra 3
Mantra yang ke tiga ini adalah agar jualan anda tetap laris seterusnya. Syarat yang lain yang harus anda lakukan adalah, duduk bersila di malam hari dengan menghadap ke arah Timur. Kemudian tidur membujur. Kaki berada di sebelah Barat, dan kepala berada di Timur.  Jika pada saat duduk anda mengalami kesemutan, sebaiknya tidur lagi seperti syarat yang kedua. Inilah mantra yang harus dibaca,

Bismillahirohmanirrohim,urubing zat Allah,
Eti murub,
Allah mobah jroning ambegan,
Allah mosaik jroning adi,
Gusti Allah ingkang kuasa,
Kawula nyuwun gampang anggenipun padhos sandang
Ugi padhos pangan,
Selawase kawula gersang,
Samarga pinaringan gampang,
Gampang saking kersaning Allah.

Sumber:
Ki Wongso Pandji Indrajit 1994. ‘Ilmu Penerawangan dan Kesaktian’. Bintang Timur-Surabaya.
Penulis:
Sita SPriyadi 

Rabu, 03 Juli 2013

Ki Brojo: “Kumpulan Mantra Pengasihan Warisan leluhur 2”


Slamet Priyadi Blog│Selasa, 02 Juli 2013│18:55 WIB
 


Ki Brojolametan
Kumpulan mantra pengasihan yang saya tulis berikut ini merupakan warisan budaya leluhur Jawa yang dulu digunakan untuk mensugesti seseorang  agar timbul dalam dirinya perasaan cinta kepada kita. Seseorang yang tadinya membenci berbalik menjadi cinta. Meredam pertengkaran dalam keluarga menjadi harmonis kembali, dan lain-lain.
Berikut ini adalah beberapa mantra-mantra pengasihan yang saya koleksi dari beberapa sumber, khususnya dari koleksi warisan keluarga saya:



1.    Mantra Pengasihan Untuk Suami / Istri 

“Aku Si Wedana,
Kowe adm kongkon,
Jupukno atine si jabang bayi,
Campurno karo Atik,
Rokhhe rokhku,
Nyawane nyawaku,
Sukmane sukmaku,
Asih karo aku,
Teko welas asih teko asih,
Si jabang bayine...... (sebut nama suami/istri)
Ndulu nyaring aku” 

Keterangan:

Persyaratan untuk memiliki mantra pengasihan ini  adalah dengan cara menjalani laku:

·         Puasa mutih selama 4 hari 4 malam, yaitu puasa yang hanya makan nasi putih, minum air putih saja.
·     Puasa pati geni selama 1 hari 1 malam, tidak makan dan tidak minum, tidak kencing, dan tidak boleh terkena cahaya.
·         Mantra dibaca saat menjelang tidur dan sambil tiduran.

2.  Mantra Pengasihan Wijayakusuma

Mantra pengasihan Wijayakusuma dahulu kala banyak dimiliki oleh para raja. Oleh karena itu mereka memiliki banyak istri atau selir. Jika anda termasuk orang yang memiliki banyak istri  sebaiknya anda memiliki mantra ini agar anda mampu membahagiakan istri-istri anda secara batiniah maupun rokhaniah. Berikut adalah mantranya:

“Salallahu ‘alaihi wassalam,
Ajiku aji Wijayakusuma,
Sajodho manggon Ing mripat,
Mripat Kiwa tengen”

Keterangan:

Untuk memiliki mantra pengasihan Wijayakusuma beberapa syarat yang harus dilakukan adalah:

·         Puasa mutih 7 hari 7 malam
·         Puasa pati geni selama 2 malam
·      Puasa ngebleng selama 2 hari 2 malam (tidak boleh melihat terangnya Matahari, hanya berada di dalam kamar saja)
·     Mantra dibaca sebanyak 3 kali. Saat merapal mantra, dilakukan sambil menahan nafas. Setelah selesai membaca mantra tataplah mata dan pandanglah istri/suami atau orang yang anda inginkan untuk menjadi sisihan anda.

 3.  Mantra Pengasihan Dewa Manik

“Salallahu ‘alaihi wassalam,
Sesakat putih dewa manik,
Sabda Allah jatiku,
Rasulullah Sun aku awak Gusti aki,
Ajiku si dewa manik,
Sukma waktra dihadhaku tengen,
Ira ndeleng Ira kedhep,
Ira ndulu badan saliraku,
Osikipun panembahan Kyai Gertabahu,
Asing sinden pratapan guwa Deresan,
Anggenipun jaring nujum dinten jum’ah,
Tumujumarang Si.... (Sebut namanya)
Welas asih arang awakku”

Keterangan:

Kegunaan pengasihan Dewa Manik adalah agar anda disenangi dan disukai dalam suatu  kantor, perkumpulan, organisasi, dan lain-lain. Selain itu, jika mantra ini dirapal pada orang yang anda inginkan, maka orang tersebut akan mengasihi dan jadi mencincintai anda. Untuk memiliki mantra pengasihan ini ada beberapa syarat yang harus anda jalani, yaitu:

·        Puasa mutih selama 7 hari 7 malam yang dimulai  pada hari Senin.
·        Puasa sunah pada setiap hari Senin dan Kamis selama 7 kali Senin dan 7 kali Kamis.
·     Puasa pati geni selama 3 malam yang dilanjutkan dengan puasa ngebleng selama 2 hari 2 malam. Pada saat melakukan puasa ngebleng, anda sambil membaca mantra Dewa Manik ini di dalam hati.

4.  Mantra Pengasihan Untuk Menundukkan Pejabat

“Bismillahirohmanirrohim,
Sir uh bakaling manungsa,
Sir dhaweg lagining iya,
Sir lanang lagining Ira,
Sir rasa lengser buana lagi Ira air,
Sir ingsun bakaling ratu,
Sir tandhaning jaya bakaling pandhita,
Kudu aduh bakaling jeksa,
Urip sira tekaning abar buana,
Urip sapiyang burba langgeng,
Sang kulimat putih bakaling wong,
Pada sujud, pada Made arang aku”

 Keterangan:

      Jika anda memiliki mantra untuk menundukkan pejabat seperti tertulis di atas, jika anda seorang pegawai bawahan, dan anda sering kali dimarahi atasan anda lalu merapal mantra tersebut, maka atasan anda akan berbalik jadi menyukai dan menyayangi anda. Adapun untuk memiliki mantra pengasihan ini, anda harus menjalani puasa mutih selama 7 hari dan puasa Senin-Kamis yang diimulai pada hari Senin. Dan mantra tersebut dibaca saat menghadap atasan anda.


5.     Mantra Pengasihan Menjangan Putih

     “Kuncang kuncung ora nguncung menjangan

        nguncang  jabang bayine......(sebut nama orang yang dikehendaki)
        Hara delengan,
        Badan sariraku tekababang renang kaya jago keriwis,
        Turu miring Keaton aku,
        Turu mlumah Keaton aku,
        Teteh nggreteh awan welas, bengi welas,
        Welas asih saking Allah”

        Keterangan:

   
Fungsi dan kegunaan dari mantra Pengasihan Menjangan Putih sama dengan pengasihan yang lain.      Adapun untuk persyaratan memilki mantra ini adalah “puasa mutih selama 7 hari 7 malam”, puasa “pati geni” semalaman.      

6.     Mantra Pengasihan Jaran Goyang

        Sun mateka ajiku,
        Ajiku  si Jarang goyang,
        Tak goyang ing tengahing latar,
        Upat-upatku lawe lanang,
        Cemethiku sabdo lanang,
        Sun sabetake lemah bengkah,
        Gunung gugruk, watu gempur,
        Segara asat,
        Alun gedhe sirep,
        Sun sabetake atine......(sebut nama orang yang dituju)
        Pet sida edan,
        Ora edan sida buyeng,
        Sida ngengleng,
        Ora mari yen urung aku sing nambani”    
 
       Referensi:

1.      Ki Wongso Pandji Indrajit, “Ilmu Penerawangan dan Kesaktian”. Bintang Timur-Surabaya 1994.
2.      Ibunda Rr.Sopiyah Luano

Penulis: 
     Slamet Priyadi, Pangarakan-Bogor